pernah nggak sih merasa tugas besar yang kalian emban, luar biasa hebat, dan membuat semua orang memandangmu kagum, terasa tidak pantas berada di pundakmu? terasa tidak seharusnya kalian lah yang menjadi yang terpilih untuk suatu hal sefantastis itu.
senang, ya. tapi apa bisa?
bangga, tentu. tapi apa pantas? sanggup kah?
dan serentetan tanya aku yakin ngga akan menemukan jawaban dengan sendirinya kalo nggak kita sendiri juga yang mencari jawabannya. bagaimana kamu tahu sanggup atau tidak kalo nggak mencoba menjalani?
ih, fik, ngomong doang sih gampang. begitu?
ya, bener banget. ngomong doang sih gampang banget. dan orang yang bisanya ngomong doang tuh sangat nggak keren. sana sini bercicit cuap cuap, tapi nggak ada langkah nyata.
ketika keputusan untuk mencoba sudah diambil, bagaimana? masih ada masalah? tidak dipercaya mungkin? nggak ada yang respek ke kamu? nggak berjalan sesuai keinginan dan harapanmu?
ngaca, deh. pasti ada yang salah. kenapa ngga bisa dapet kepercayaan, yang seharusnya ada sepenuhnya di dirimu, dari orang lain. kenapa nggak ada yang respek? baca sikapmu, baca sekitarmu, baca kurangmu. nggak bakal ada asap kalo ga ada apinya, fik. ga bakal ada akibat kalo ga ada sebabnya. cari. gali., introspeksi. perbaiki.
masa mu ga lama lagi, dan seharusnya kamu bisa jadi seorang revolusioner yang merubah segalanya. tanggung jawabmu itu lho. dipegang, dong! dijaga. kamu mengecewakan orang banyak kalo cuma 'menjaga' saja nggak bisa.
maaf ya. banyakan tulisan disini cuma tulisan penyemangat gak mutu, karena sebenernya semua yang jelek, gak bener, itu ya fia. afiannisa viersanova. bukan aku menulis tentang seharusnya A, gaboleh B, A itu baik, kalo nggak A itu orang yang C, dan C itu ga boleh. sebenernya cupu banget, karena semua itu serentetan kalimat yang membentuk alinea demi alinea bernada kental sangat mengguruinya, yang tujuannya adalah diriku sendiri. itu tulisan untuk kubaca sendir. untuk menertawakan kebodohanku sendiri.
Tidak Pantas
... seminggu lalu
tunggu. tunggu dulu. sekarang hari Rabu, kan? malam? tepat seminggu lalu!
hari ini --atau, sebenarnya, saat ini- seharusnya aku dan otakku bekerja sama dan saling membantu menciptakan kata demi kata menjadi rangkaian paragraf yang tersusun menjadi sebuah cerkak atau cerita cekak buat tugas akhir bahasa jawa, sebelum kenaikan kelas. besok kesempatan terakhir buat maju ke depan kelas bacain tuh tugas. tapi tiba-tiba aja kepikiran. ini tepat seminggu!!
apa sih yang seminggu?
kegiatan yang awalnya, oh, sungguh sangat menyita waktu, tapi sekarang, jika bisa, aku malah berharap itu diadain tiap semester dengan pengisi acara yang sama, jadi kami bisa terus tersita waktunya <- ngomong apasih gak jelas banget.
jadi begini, aku dan sepuluh temenku yang lain tergabung dalam sebuah kelompok atau grup karawitan sekolah. kami sering mengisi acara-acara sekolah ketika sekolah kedatangan tamu dari luar kota atau luar negeri. atau kadang mengajar temen-temen student exchange yg kebetulan ada di sekolah -__- nah project terakhir kami, br seminggu lalu selesai, adalah mengiringi suatu pentas ketoprak jawa yang diteaterkan oleh teman-teman teater jubah macan, kelompok teater kece dari SMA 3 jogja *wesehhh~*
itu....
sesuatu banget mennn....
temen-temen anak gamelan lain, walaupun blm pernah ngiringin suatu teater, tp udah di taraf lumayan expert sampe yang expert bgt gitu yah. nah gueh yang masih awam berusaha berlari di belakang. mengejar ketertinggalan. itu pengalaman yang ga gampang dilupain bok. tiap hari di sekolah sampe jam 8-9 malem sama sekali ga kerasa capeknya karena ngumpul bareng temen-temen, makan cuplis kalo gak ke CK. hoho. kemampuan kami mengolah not jawa juga jadi melesat ke atas. jadi lebih cinta sama gamelan juga <3 <3
berbulan-bulan latian bareng. mikirin bareng-bareng gimana lagu demo, lagu perang, musik pas rajanya mati, musik pas ratunya mati. bener-bener bikin hari hari selanjutnya kerasa aneh karena ga ketemu kalian-kalian semua cems :3
okeh. aku merasa alay. alay banget.
tapi beneran deh. latihan di concert hall gdg societet TBY bareng-bareng, hebohnya wawan kalo lagi break, gadget nya dipinjem semua, dr laptop hape sampe ipadnya juga. huaha
iyuh. tulisanku makin gak ceto nih.
yang jelas aku cuma mau mengingat lagi ke satu minggu yang lalu. jam segini aku lagi duduk di tengah-tengah kenong. mata tajam menatap pemain. tangan menggenggam erat tuthuk kenong yang tali-tali pelilitnya udah mau copot, sambil sekali-kali ngelirik ke arah Jasmine dan Cintia yang duduk di belakang kempul dan gong. terus mulai memperhatikan temen-temen gamelan yang lain. semua pake kain lurik yang jawa banget. keliatan siap, Magis dengan tangannya yang siap memerah menabuh kendang. Farida sama Mega yang tuthuk saronnya tergenggam mantap. Wawan sama Tiara yang santai tapi selalu siap dengan saron demungnya, Ifa dengan peking nya yang mungil, Via yang siap menggenggam dua tuthuk bonangnya, dan Gupita yang serius dengan dua alat gamelannya slenthem dan bonang penerus. kami semua siap menggetarkan dinding-dinding concert hall gedung societet taman budaya yogyakarta malam itu. siap mencetak lagi pengalaman bermusik kami dengan gamelan. siap menerima guru lagi berupa pengalaman yang sangat tidak terlupakan.
dengan pencahayaan minim, saat itu kami cukup dengan sebatang lilin. bikin suasana jadi semakin... gimanaa gitu.
yah intinya dari semua yang gak jelas diatas itu, aku kangen >.<
kangen suasana latian. kangen temen-temen gamelan. hehe. semangat di project selanjutnya, ya, gamelaners! ;))
sedih banget gapunya foto gamelaners semua. tp aku punya beberapa foto pas latian. gak gitu jelas sebenernya. ada foto pas pentas juga :3
Feeling Blue
Kata orang, ketika kamu gagal dalam mencintai seseorang lalu patah hati, perasaanmu akan menjadi jauh lebih kuat saat kamu mencintai orang berikutnya. yah, kata orang, sih.. tapi bayangin deh..
kalau memang kita pernah disakiti sama si orang pertama, kita akan menemukan orang kedua yang akan lebih kita cintai. pertanyaan ku adalah.. bagaimana jika orang kedua yang sangat kita cintai membuat kita patah hati juga? patah hati yang lebih sakit dari patah hati pertama, bukan? Lalu kita akan menemukan orang ketiga yang akan lebih-lebih kita cintai lagi dari orang sebelumnya. Nah, jika orang ketiga menyakiti kita lagi? akan jauuuuuuuuh lebih sakit rasanya karena kita jauuuuuuh lebih mencintainya, bukan begitu?
Itu artinya semakin lama, semakin jauh, kita akan semakin merasa sakit dan lebih sakit?
tell me if I wrong, but I can't understand that opinion. because I can feel it works in my heart. My heart is broken. It's bigger than before. bigger than the first person.
kenapa aku harus selalu merasakannya pada orang yang salah.
What I've Learned Today; That Life Must Go On.
suara televisi yang menyibak hening malam di rumahku menyadarkan lamunan panjangku. masih pukul 19.22 tapi seluruh penghuni rumah sudah bersarang di ruangannya masing-masing. merasa tidak semangat untuk terus bertahan di depan televisi, menonton tanpa memahami acaranya, tombol power off di remote kutekan mantap.
tidur adalah pilihan kedua untuk apa yang akan kulakukan setelah membuka laptop. dengan begitu satu jam, dua jam, atau lebih dapat dengan mudah terlalui. aku heran, lalu berpikir. Begitu cepatnya waktu berlalu di saat aku menikmati waktu-waktu yang kupunya. di saat aku bahagia dengan waktuku.
tapi ya. ada beberapa hal yang sungguh sangat mengganggu dan meresahkan. membuat jarum jam seakan merangkak sangat perlahan untuk sampai dari angka 12 ke angka 12 lagi. sesuatu yang sungguh membuatku kadang memilih untuk menghentikan waktu yang kupunya walau sesaat. berhenti cukup di waktu-waktu tidak menyenangkan-ku, mungkin. terkadang rasanya sungguh membuat terpuruk. rasanya begitu sedih membayangkan aku harus melalui masa itu.
biasanya rutinitas harian ini sungguh menyita space besar di kepalaku untuk seharian kurenungkan. kuratapi. rutinitas yang sungguh sangat kuharapkan bakal berlalu cepat tanpa aku perlu merasa pernah melalui. tanpa aku harus tahu bahwa aku pernah terlibat di dalamnya. memikirkan aku harus melalui serangkaian rutinitas mingguan menyebalkan tersebut membuatku mengeluh dan langsung merasa malas.
tapi aku mempelajari sesuatu bahwa.
ketika aku berusaha memanfaatkan waktu yang kupunya, ketika aku hanya harus diam dan mengikuti, ketika aku hanya cukup ikut berjalan dan melaluinya perlahan sambil mencoba menikmatinya, rasanya tidak begitu parah. dan tidak seburuk perkiraanku.
hal yang begitu membuatmu takut untuk melaluinya, kukira tidak akan semenakutkan bayanganmu. dan hei! biarkan saja berlalu, jangan menghindar. kalo kata om Deddy Corbuzier, jika masalah menghampirimu, jangan katakan 'Why me?' but 'Try me!!'.
"in three words i can sum up everything i've learned about life; it goes on" --Robert Frosthidup dan waktu-mu akan terus berjalan. jadi nikmati apa yang kamu punya, termasuk masalah dan semua hal-hal yang tidak kamu suka, lalu coba lalui semuanya dengan doa dan tekad yang kuat. You can if you think you can kok! :)
waktumu cuma terbuang percuma kalo terus-terusan jadi manusia yang gemar meratapi nasib.
[Lyrics] Just Give Me a Reason - Pink ft. Nate Ruess
Right from the start, you were a thief,
You stole my heart and
I your willing victim
I let you see the parts of me
That weren't all that pretty.
And with every touch
You fixed them.
Now, you've been talking in your sleep
Oh oh, things you never say to ME
Oh oh, tell me that you've had enough
Of out Love, our Love.
Just give me a reason,
Just a little bit's enough
Just a second, we're not broken
Just bent we can learn to LOVE again.
Oh, it's in the stars,
It's been written in the scars on our hearts
We're NOT broken
Just bent and we can learn to love again.
I'm sorry I don't understand where
All of these is coming from.
I thought that we were fine,
(Oh, we had everything)
Your head is running wild again
My dear, WE still have everything
And it's all in your MIND.
(Yeah, but this is happenin')
You've been having real bad dreams
Oh oh, used to lie so close to me
Oh oh, there's nothing more than empty sheets
Between our love, our love
Ooooh, our love, our love.
Just give me a reason,
Just a little bit's enough
Just a second, we're not broken
Just bent we can learn to LOVE again.
Oh, I never stopped
It's still written in the scars on my heart
You're NOT broken
Just bent and we can learn to love again.
Oh, tear ducts and rust
I'll fix it for us
We're collecting dust,
But our love's enough.
You're holding it in,
You're pouring a drink
No, nothing is as bad as it seems.
We'll come clean!
Just give me a reason,
Just a little bit's enough
Just a second, we're not broken
Just bent and we can learn to LOVE again.
Oh, it's in the stars
It's still written in the scars on our hearts
We're NOT broken
Just bent and we can learn to love again.
Just give me a reason,
Just a little bit's enough
Just a second, we're not broken
Just bent and we can learn to LOVE again.
Oh, it's in the stars
It's still written in the scars on our hearts
We're NOT broken
Just bent and we can learn to love again.
Ooh, we can learn to love again
Ooh, we can learn to love again
Oh, that we're not broken
Just bent and we can learn to love again
Waktu yang Membawa Perubahan
Waktu bergulir dan berpindah dari setiap detik ke detik berikutnya, menit ke menit selanjutnya, begitu berlanjut hingga tahun ke tahun berikutnya. Waktu adalah ketidakpastian. Bagaimana dia terus berlalu membawa semua yang terlewat mengikuti arus-nya. Dan semua yang akhirnya berubah karena waktu. Waktu yang menuntut kita untuk terus melakukan perubahan.
[Lyrics] When I was Your Man - Bruno Mars
hey! I've change my playlist. and thissss-->> my newest playlist. Let's play!
-When I was Your Man - Bruno Mars
-Just Give Me a Reason - Pink ft Nate R
-Wanted - Hunter Hayes
-Mirrors - Justin Timberlake
-Your Call - Secondhand Serenade
First, I'll share 'bout Bruno Mars's Lyrics. When I was Your Man :)
Berantemnya Orang Dewasa
Jak gelut ye? (dari bahasa jawa, 'ngajak gelut piye' yang artinya adalah 'ngajak berantem apa')
Lha piye?
Biasanya, normalnya, begitulah candaan di rumah. Kami bertiga (kakak, aku, dan adikku) menjadi sok nggentho dengan mengucapkan kata-kata yang biasa diucapkan oleh gentho-gentho kampung atau Gondi -Mendi.
Tapi hari itu lain.
"Jak gelut, ye?" adikku pertama memancing.
"Heh, gelut-gelut!" Kakak menegur.
"Iyaa.. Huu, dasar. gelut-gelut," timpalku.
"gelut tuh sakit lho, Dek.." kakak berbicara lagi.
"Hah? yang bener."
"Lhaiya, to. Coba aja. Orang mukul itu, yang sakit nggak cuma yang dipukul. Yang mukul juga sakit tauk!" kakak mencibir.
"Gelut tuh kayak anak kecil aja!" kataku, lalu melanjutkan, "Kalo udah gedhe tuh ngomong ya, Kak.. gak gelut lagi. gelut mah nggak zaman lagii.."
"Iya.. masih kecil tuh gelut. remaja ngomong misuh-misuh. Kalo udah dewasa, tukar pikiran." Kakak berbicara dan terlihat secercah humor di matanya, "Jadi kalo dah gede besok bilangnya, 'Jak tukar pikiran, ye?' gitu.."
jadi lah. mulai saat itu. nggak ada lagi
Jak gelut ye?
tapi karena merasa sudah dewasa semua, kami menggantinya menjadi
Jak tukar pikiran ye?
yang belakangan ini sedikit dimodifikasi menjadi lebih apik
Jak sharing ye?
[Pict] Photoshop
Baru belajar di Photoshop dan cukup tergila-gila setelahnya. bagaimana bisa software membuatmu jadi jauh lebih cantik? membuat pipimu yang gembung menjadi tirus? atau membuat badanmu menjadi seperti badan Angelina Jolie--secara harfiah?
Tidak ada yang tidak mungkin jika tanganmu sudah ahli di Photoshop. dan saya sama sekali belum ahli. baru belajar :)
Kemarin sore dengan bangganya kubuat wallpaper untuk PADMANABA 69 dan seluruh teman-teman seangkatanku tercinta :)
anak ipA LIMa
Mungkin kalau ada yang mau memperhatikan, postinganku kini jauh dari postingan galau-galauan. Nggak pernah berlanjut lagi tuh 'Serial' Menghindar. Menghindar bla bla. Ha ha ha cupu banget.
Hidupku memang menjadi jauh lebih indah~
eh, bukan apa-apa. Bukan karena apa-apa. Bukan karena si objek di postingan 'Menghindar' sudah menoleh ke arahku. Tidak.
yea, just feel happier than yesterday.
sekarang aku semakin berat rasanya berpisah dengan ipa lima :') sumpah ya, anak alim (anak ipa lima) emang sesuatu banget. (dari tadi mau ngomongin tentang kelasku yang satu ini tp bingung mau mulainya darimana jadi langsung aja deh ya)
feel so lucky can be part of alim, luv yaa, Guys! :D





.jpg)




