aku?
hahahahhahahaah
sumpah, rasanya narsis banget waktu ngetikin judul di atas. rasanya gimanaaa gitu nyeritain ke blogku sendiri tentang aku. walaupun hari-hari sebelumnya juga cerita-cerita tentang aku,hampir semuanyaa -_-
gini lho, aku baru buka foto-foto lama, eh dapet deh, fotoku pas bayi, foto alayku pas sd, sampe sekarang. foto khas anak SMA yang sok imut malah keliatan blo'on. sebenernya aku merasa hina sekali, kawan. tapi gapapalah.. aku berbagi sedikit kealayan ku. bagaimana pun juga ada sisi alay di hidupku, dan aku nggak kecewa aku alay. cuma frustasi aja, kenapa aku begitu 4L4Y !!! :'(
temen-temen yang belom kenal aku, beranggapan aku itu alim, diem, serius, waras. padahal mereka itu salah banget. mereka bakal tau 'aku' yang sebenernya ketika mereka sudah mengenalku lebih jauh. aku itu heboh, alay, nggak jelas, dan nggak waras ._. aku ngaku.
kadang aku jadi manusia supergakjelas. yang membuat orang-orang bingung harus bagaimana menyikapi makhluk sepertiku. tanya deh Lia, apa Fira, Geegee, Nisa, Vidya, Ony, atau siapapun yang pernah kualay-in.
udah aja deh ya. maaf postingan paling gak jelas dari yang gak jelas. karena aku juga gak jelas. blogku juga ga jelas. maklum ya ._. jangan harap kalian akan menemukan tulisan yang 'wah' atau 'waw' atau 'amazing' atau 'wonderful' yang membuat kalian terenyuh, terkesan, terharu, tertawa. karena blogku enggak berisi tulisan sehebat itu. cuma sampah-sampah gak penting dan gak jelas. haha
aku.
Racauan Gak Mutu dan gak Berguna
Sumpah ya. Beneran deh. Aku nggak cemburu. Aku kesel aja. Kesel karena kisahku enggak berjalan seperti yang kumau, seperti kisah Cinderella, Snow white, atau mungkin Rapunzel. Tapi aku harus puas kisahku menjadi layaknya dongeng adikku, The Wizard of Oz.
Yang aku tidak yakin, apakah aku sanggup melanjutkan kisahku sendiri? Sampai akhir?
Apakah kisahku akan mempertemukan si 'the end' dengan rentetan kata 'lived-happily-ever-after' ?
Kalian tahu kan kisahnya The Wizard of Oz? Aku tidak tahu apakah bisa menjadi seperti Dorothy. Bisa menjadi begitu rela dan begitu rendah hatinya untuk melepaskan. Untuk memberikan. Sesuatu yang penting dan sangat berarti. Memberikannya dan dengan rela hati, lapang dada menerima itu dihakmilikkan orang lain.
Mungkin aku hanya terlalu egois.
Aku memang egois. Aku nggak bisa begitu saja menerima dengan berpangku tangan. Seenggaknya aku melakukan sesuatu, seperti menuliskan sampah di blogku, seperti sekarang ini. Meski nggak bisa, aku sangat ingin memprotesnya dengan mengumpulkan massa dan membuat ricuh lingkungan dengan demo ter-akbar 2012. Atau berteriak di telinganya, "HEII SADAAARRR!!"
Terus terang, aku tidak bisa menjadi sok-bawang-putih dengan mencoba berlapang dada dan hanya menerima keadaan. Melepas semua yang kumiliki, dan bangun mendapati semuanya tiada. Membuka mata dan mendapati aku. Benar-benar hanya aku, tanpa apa atau siapa pun yang ada di sampingku, dan tanpa apa atau siapa pun yang kumiliki. Aku nggak bisa.
"Kau pikir aku ini siapa? Wizard of Oz? kau butuh otak? kau butuh hati? silakan saja. ambil hatiku. ambil segalanya yang kupunya"
Mrs. Helen's Fabulous Quotes
hey, aku sayang mereka!
oke. aku sayang sama dia. terus kenapa? *cukup ini bukan edisi postingan galau -_-
aku sayang sama mereka.
siapa?
SEPULUH SATUU. oh tidak, aku nggak tau harus gimana. aku sayang banget sama mereka T.T Ya Tuhan, gimana iniiiiiiii.. hiks :'(
oke, alay.
satu jam yang lalu, aku sampe rumah. buber bareng ex-X1. setelah lebih dari dua minggu nggak sekelas lagi. dan aku menyadari bahwa kami jauh lebih dari sekadar teman. kami saudara. kami ber 32 adalah soulmate. 32 jiwa yang nggak terpisahkan *apasih fik* disatukan dengan paksaan, yang indah pada akhirnya
udah deh, aku nggak tau mau cerita apalagi. yang jelas aku sayang semuanya. >.<
terima kasih sudah membuat masa SMA lebih berwarna. yeay. \
nih, hadiah buat semua yang baca postingan. foto sepuluh satu. gak lengkap semuanya tapi -_-
*)setelah baca ulang, aku sadar ini postingan teralay yg pernah ada di apafik.blogspot.com
semoga ga ada yg baca deh -emang biasanya ada ya, fik?-
**) photo source: facebooknya arum, makasih banget ya arum. maaf minta ga bilang2 :(
menghindar IV?
Kangen sama blog-ku sendiri. haha. Walaupun isinya gak penting banget, tp blog ini selalu menjadi tempatku berlari ketika masalah mengintai dari balik tirai atau sudah ada di pelupuk mata.
aku pengen berbagi sesuatu. banyak. tp gatau harus dari mana dulu.
oya, hebat. si gadis yang gemar meringkuk menyesali keadaan sekarang sudah kelas sebelas. rasanya bagaimana? nggak berasa apa-apa cuy. yang kutahu sekarang udah naik satu peringkat ke level yang lebih tinggi. seenggaknya dalam bidang pendidikan, senior high school.
ngomong-ngomong tentang naik level. aku belum berhasil naik ke tahap selanjutnya dari gadis idiot menjadi gadis bodoh. untuk mencapai bodoh saja sulit sekali rasanya. bagaimana dengan gadis normal, pintar, jenius, dan entah apa di atasnya?
kapaan aku bisa tidak idiot lagi dan berhenti memikirkannya. sekarang masalahnya bertumpuk dan semakin complicated. mungkin sebenarnya tidak ada masalah. hanya aku, si manusia gawe-gawe yang dengan sendirinya, dengan bodohnya, dengan idiotnya, menganggap ini adalah masalah yang cukup serius. menganggap sesuatu di depanku itu masalah, padahal aku hanya mempersulit diriku karena menyebutnya sebagai masalah.
untuk yang satu ini, aku benar-benar hampir putus asa. aku selalu suka mempersulit diriku sendiri. aku selalu sukses membuat diriku sendiri sakit. selalu berhasil menyakiti diriku sendiri. ayolah, fia, dia bukan siapa-siapa. dia bahkan bukan apa-apa.
sepertinya judul 'menghindar' sudah tidak begitu tepat lagi. sudah expired. aku hampir menyerah mencoba menghindar. aku hampir mencoba untuk berhenti menghindar. aku capek menghindar. tired of being tired
nggak paham deh.
nggak paham sama diriku sendiri.
tunggu, orang idiot macam saya gak paham sama dirinya sendiri? pantes sih.
orang idiot yang bersikeras, mencoba untuk menghindar. menerima sakitnya, dan bertahan untuk terus menghindar. mencoba untuk bersikap baik, lalu merasa sakit lagi. mencoba move on, memasang wallpaper gak jelas di ponsel, memasang status gak penting, posting sampah di blognya sendiri. lalu bertingkah aneh untuk menyembunyikan sakit hatinya. menyedihkan sekali.
kuharap ini postingan terakhirku yang galau-galau gak penting kayak gini. aku tau gaada yang suka baca postingan sampah. toh aku koar-koar juga cuma menimbulkan sensasi lega sesaat yang gak diragukan lagi bakalan bales dendam setelahnya, membawa rasa memuakkan yang lebih menyesakkan.
terakhir, untuk diriku sendiri, penekanan penting yang harus kubaca berulang kali untuk bisa dong, tapi tetep gabisa dong. bagaimana pun juga aku sangat ingin mengerti bahwa
Love, is NOT Jealous
bukan cinta namanya kalo kamu cuma cemburu, fik.
kamu cemburu bukan berarti itu cinta.
Pelangi Sukses sepuluh-satu
Kelas dua menanti di depan mata.
Nggak terasa, waktu berlari di belakang, dan dengan sukses menyalip keceriaan, kesedihan, dan seribu perasaan mengagumkan lainnya. Sementara makhluk mengenaskan sepertiku hanya meringkuk. Menikmati berlalunya waktu, sambil terkadang meringis, mengatai diriku sendiri yang cemas akan masa depan.
Meski nggak sekompak x5, nggak sepinter x2, dan nggak segokil x4, x1 punya tempatnya sendiri disini.
Kami punya Boris yang narsis, punya Edo yang alay, punya Ihsan yang letoy, punya kasur berjalan semacam Norman, punya Ony si juragan minyak, tentara-tentara mengesankan seperti Noka dan Oscar, si maniak game sejenis Doan, dancer KW semacam Wawan, bahkan juaranya Perisai diri, ada di kelas kami, Irfan.
Urut dari atas, Budhe Alia, Nisa&Iyus dancer kita, Geegee yang geje, Lia yang unyu, Arum pemecah suasana, Aulia seniman kita, Fira dan jellynya, yang mampu menunda lapar (?) Qiqi bu ketua, Hilda yang super sekali, Vina cantik tapi oneng, Faya&Kandida yang heboh, Hobo si rajin yang jenius, yang suaranya paling imut, Lucia, Niken diva kita, Lindi yang lemah lembut, Rahma yang gembul, Sekar dan Upik-nya, Ursula&Ihsan alias Yuli&Romi, dan Vidya peneliti masa depan!
Untuk kekompakan, boleh lah kami nomor seribu. tapi kelas kami begitu indah dengan pelangi membentang lebar di atas kami, Kami adalah satu unsur warna yang berbeda yang bersatu dan membentuk harmonisasi warna yang sejuk di mata.
Dan itu cukup untuk membuatku enggan berpisah dari sepuluh-satu. Enggan untuk melepaskan diri, melepaskan satu unsur warna, dari harmonisasi 32 warna pelangi.
Tapi x1 memang harus ditinggalkan. Kami berpisah, dan bertemu dua tahun lagi, dengan nama berbeda. XII IPA 1.
Sukses selalu, Kawan! Semangat! Cita-cita kita menunggu untuk dikejar !!!
[lyrics] EXO-K & EXO-M Mama
Careless
Shoot anonymous
Anonymous
Heartless
Mindless
No one who care about me
[D.O] Irheobeorin chae
Oemyeonhaneun geot gata
Chameul subakke eobseo
Nuneul gamjiman~
[BaekHyun] MAMA ijen naege daedaphaejwo
Wae saramdeuri dallajyeonneunji
Areumdaun sijeoriraneunge jonjaehagin haenneunji~
[SuHo] Ije deoneun saranghaneun beopdo ijeotgo
Baeryeohaneun mamdo irheotgo
Deungeul dollin chaero saragagi bappeungeol
Ingmyeongui gamyeone gamchwotdeon sarui gadeukhan jilsi
Kkeuteul bwado baegopeun deutan
[BaekHyun] Ijen manjokhae
Urin deo isang nuneul maju haji anheulkka
Sotonghaji anheulkka
Saranghaji anheulkka
Apeun hyeonsire dasi nunmuri heulleo
Bakkul su itdago bakkumyeon doendago malhaeyo MAMA, MAMA
[Kai] Eonjengabuteo urin seumateuhan gamoge jabaljeogeuro gatyeo
[SeHun] Ogwa iro mandeun dijiteore nae ingyeogeul matgyeo
[ChanYeol] Geogin saengmyeongdo gamjeongdo ttadeutamdo eopgo eoneo
Sseuregiman nadwingguneun sangmakhan beolpan
[D.O] Nari galsurok
Oeroumman deohaejyeo
Uriga inganil su bakke eomneun geon
Sangcheo batneun geot~
[ Lyrics from: http://www.lyricsty.com/exo-k-mama-lyrics.html ]
Mannago soneul japgo neukkimyeo hamkke ulgo utgo ([D.O] Yeah~Yeah)
Darmagago seoro yeongyeoldwae
[BaekHyun] Dorikigo sipdamyeon~
Urin deo isang nuneul maju haji anheulkka
Sotonghaji anheulkka
Saranghaji anheulkka
Apeun hyeonsire dasi nunmuri heulleo
Bakkul su itdago bakkumyeon doendago malhaeyo MAMA, MAMA
Turnback
[Kai] Jukgo, jugigo
Ssaugo oechigo
Igeon jeonjaengi aniya
Dowajwoyo MA-MA-MA-MA, MA-MA-MA-MA Turn back
Kkaedatge MA-MA-MA-MA, MA-MA-MA-MA Rolling back
[Kai] Bakgo chigo pyeoneul nanugo ssaugo
Igeon geimdo aniya
Dowajwoyo MA-MA-MA-MA, MA-MA-MA-MA Turn back
[D.O] Yeah~
Careless
Careless ([Kai] MAMA)
Shoot anonymous
Anonymous ([Kai] MAMA)
Heartless
Mindless ([Kai] MAMA)
No one who care about me ([Kai] MAMA)
[SuHo] Sarme heorakdoen chukbokbadeun naldeure gamsahago
Maeil saeroun inyeondeureul mandeulgo
[BaekHyun] Kkaejyeobeorin maeume boda gippeun sarangeul
Modu hamkke useul su
Itdamyeon~
Urin deo isang nuneul maju haji anheulkka
Sotonghaji anheulkka
Saranghaji anheulkka
Apeun hyeonsire dasi nunmuri heulleo
Bakkul su itdago bakkumyeon doendago malhaeyo MAMA, MAMA
Careless
Careless
Shoot anonymous
Anonymous
Heartless
Mindless
No one who care about me
Menghindar II
Curhat? Boleh kok ;)
Memang ya? Semua orang memilki masalahnya masing-masing. Dan berbeda-beda. Bukan hal yang aneh jika seseorang memiliki masalah dengan kantongnya, dan orang lain berkantong tebal memiliki masalah dengan hatinya. Hatinya soak mungkin? atau sempal? remuk? haha
Hmm, kenapa bahan postinganku kali ini berbau yang galau-galau? ya karena emang lagi galau -____-
aku baru menemukan fakta. Yah, fakta tentang diriku sendiri, bahwa ternyata ada satu hal lagi yang bisa mengurangi beban di dalam hati kecuali nyampah di blog. Curhat.
Curhat itu jurus ampuh penghilang galau.
gak percaya? coba aja, deh..
ketika perasaanmu gak tenang, hatimu menuntut jawaban, gelisah, marah, sebel, dongkol, pengen nangis, pengen meledak? cerita aja. Just Share..
Siapa aja boleh. Bahkan mungkin Pak Satpam sekolahmu bisa diajak curhat, jika memang dia masuk ke delam kriteria berikut ini:
1.) Berkualitas. Bisa ngasih solusi.
2.) Nggak ember
3.) Terpercaya
4.) Nggak harus bijaksana, nggak harus solusi bermutu, yang penting bisa ngurangi frekuensi ledakan di hatimu x3
5.) udah, itu aja
Nggak ada salahnya curhat kalo itu membantu. Tips tambahan, curhat aman dan nyaman, pertama ke orang tua, kedua ke sahabatmu. Dijamin, mereka bakalan ndengerin curhatanmu :)
haha :D sekian tips-tips singkat yang nggak bermutu dari saya.
Salam Unyu x3
Menghindar
Aku sedang berkutat di depan laptop. Mengamati layarnya yang berpendar menyakitkan mata, memandangi deretan sushi yang harus kususun. Tentu saja, bermain games.
Deretan sushi dan pesanan pelanggan semakin menumpuk, sementara waktu terus berjalan. Tidak biasanya bermain games seaneh ini. Menyebalkan, menang kalah rasanya tetap menyebalkan. Lalu aku sadar, aku sedang tidak bermain games. Aku sedang menghindar. Bukan menghindar untuk tidak kalah lagi dalam permainan ini, tapi menghindari perasaan aneh yang tidak diragukan lagi, bakalan dateng.
Dunia lain. Jujur, belum siap untuk masuk ke dalamnya. Dunia yang sama sekali tidak ku kenal. Asing. Aneh. Menyakitkan. Dan itu salah satu yang kuhindari. Orang bilang sih, dunianya remaja. Menyenangkan? Sama sekali enggak!
Aku nggak percaya dan nggak ingin percaya. Bahwa aku... Bukan apa-apa sebenarnya. Masalah klasik khas anak SMA. Kalau kubilang, bahkan ini bukan masalah karena belum dimulai. Ini bukan menjadi masalah, belum. Tapi dalam prosesnya saja kurasakan ini sudah menjadi masalah, bagaimana nanti? Repot pasti..
Ini tidak seperti yang kurasakan dulu. Tidak seperti saat si anak ayam yang sok tahu dan tak punya malu dulu. Ini berbeda. Aku mengenal dia. Dan aku tidak menyangka akan merasakan ini pada orang yang salah. Dia. Ini salah. Rasanya seperti berbuat dosa, karena aku tidak ingin merasakan ini padanya. Ya, aku tidak ingin.
Tapi lagi-lagi, seperti yang orang bilang, semua berlalu seiring berjalannya waktu, seiring rasa terbiasa.
Tolong, bantu aku menyadari, rasa apa ini sebenarnya. Pahit manis di saat yang sama.
Tunggu. Biarkan aku menarik nafas.
Aku sadar, perasaan aneh ini muncul hampir seminggu lalu, rasanya jadi selalu ingin bertemu. Dan aku memaksa diriku sendiri untuk berfikir bahwa aku salah. Aku memaksakan diriku berkata ini tidak boleh, ini semua nggak waras. Aneh. Itu yang membuatku sakit. Dan ketika aku memutuskan untuk melihat lagi, siapa dia sebenarnya. Bagaimana dia dulu...
aku menyesal.
Ini lah akibatnya jika aku mengingkari janjiku pada diriku sendiri untuk menghindar, aku menyesal. setelah menghindar, aku ingkar, dan kini menyesal.
Aku menyesal sudah mencari tahu tentang dia. Tau nggak sih? Rasanya pahit banget. Kopi papa jauh lebih manis daripada perasaan aneh ini.
Hm, aku nggak berharap banyak sih. Lagian siapa Fia? Si aneh, si jelek, si menjijikkan. Aku nggak pede? nggak mencintai diriku sendiri? ya, memang!
Doaku nggak muluk-muluk, doaku bukan supaya dia tahu perasaanku, bukan supaya dia ngerti bagaimana aku, bukan supaya dia membalas perasaanku, tapi supaya perasaanku cepat musnah. Dan semoga diriku sendiri bisa dengan mudah menjadikan semua ini mimpi, kenangan, cerita masa lalu.
Apa perlu diamini? tentu saja! Amin!!




























